Adabeberapa pesan moral yang disampaikan oleh naskah drama Cinderella 6 orang. Tetap Berbuat Baik dalam Keadaan Apapun. Hati yang dimiliki oleh Cinderella sangatlah mulia.meskipun hidup dengan ibu tiri dan saudara tiri yang jahat, Cinderella tidak pernah merasa dendam dan juga tetap selalu baik terhadap sodaranya. 6 Dongeng Cerita Rakyat Singkat Jaka Tarub Pada zaman dahulu kala, di sebuah desa tinggallah seorang Janda bernama Mbok Randa. Ia tinggal seorang diri karena suaminya sudah lama meninggal dunia. Suatu hari, ia mengangkat seorang anak Laki-laki menjadi anaknya. Anak angkatnya diberi nama Jaka Tarub. Jaka Tarub pun tumbuh beranjak dewasa. Disebuah hutan dalam perjalanan, mereka bertemu dengan rombongan Panji Sumirang dari Kerajaan Asmarantaka yang terkenal jahat di mata orang-orang. Kedua rombongan berhenti, dan Raden Inu diminta untuk mendatangi rombongan Panji Sumirang oleh dua orang pengawal. Raden Inu : "Ada apa gerangan Raja memanggil saya?" cash. Cerita Rakyat Nusantara. Ada lebih 366 Cerita rakyat dari 33 Provinsi, semuanya sangat menarik dan tentunya akan membah pengetahuan kita tentang sisilah Indonesia. Cerita rakyat adalah salah satu jenis karya sastra yang mana cerita tersebut berkembang dalam kehidupan masyarakat. Cerita rakyat diwariskan turun temurun secara lisan kepada generasi selanjutnya. wikipedia Macam-macam karya cerita rakyat yang dapat kita jumpai adalah cerita binatang, legenda, cerita jenaka dan lain-lain. Kumpulan Cerita Rakyat NusantaraLegenda Rawa PeningLegenda Roro JongrangLegenda Timun MasLegenda Lutung Kasarung Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara Berikut ini adalah kumpulan kisah beberapa cerita rakyat nusantara pendek yang singkat dan menarik sehingga dapat kalian jadikan sebagai referensi bacaan Legenda Rawa Pening Cerita Rakyat Legenda Rawa Pening Alkisah ada seorang wanita yang tinggal di desa ngasem bernama Endang Sawitri. Saat ini Endang sedang hamil dan tak lama lagi melahirkan anak. Namun, bayi yang dikeluarkan dari perutnya bukan berwujud manusia melainkan seekor naga. Dia dapat berbicara layaknya manusia. Naga tersebut bernama Baru Klinting. Saat menginjak dewasa ia ingin mengetahui tentang ayahnya. Ibunya pun menjelaskan bahwa ayahnya adalah seorang raja yang sedang bertapa di gua yang berada di lereng Gunung Telomoyo. Sebelum mencari ayahnya, Endang sang ibu memberikan tanda pengenal berupa klinting yang dulu diberikan oleh ayahnya. Saat bertemu dengan ayahnya maka ia menjelaskan dan menunjukkan sebuah klinting. Setelah itu, ayahnya memberikan satu lagi tantangan, Baru Klinting diminta untuk melingkari gunung. Baru Klinthing pun menyetujuinya. Namun saat ia bertapa di tengah hutan ia ditangkap oleh penduduk yang kemudian aakndijadikan santapan pesta karena mereka tak berhasil menemukan hewan. Arwahnya berubah menjelma menjadi anak kecil. Ia lalu meminta makanan namun penduduk tidak menerimanya. Ia bertemu dengan seorang nenek yang mau merawatnya dan memberinya makan. Setelah itu ia kembali ke pesta dan hal yang sama pun terulang. Warga pun tetap mengusirnya. Lalu beberapa saat setelah itu ia menancapkan sebuah lidi ke tanah. Ia menantang warga untuk mencabutnya, namun tak satapun berhasil mencabut. Ia pun mencabutnya lalu saat itu juga muncullah air yang sekarang menjadi rawa pening. Tak ada warga yang selamat kecuali nenek yang memberinya makanan. Nenek tersebut telah diberi pesan untuk masuk ke dalam lesung oleh Baru Klinting. Baca juga Kisah Pangeran Diponegoro Legenda Roro Jongrang Cerita Rakyat Legenda Roro Jongrang Alkisah ada sebuah cerita rakyat nusantara yang berasal dari kerajaan Prambanan. Kerajaan tersebut sangat besar dan dipimpin oleh Prabu Baka. Suatu hari Raja Pengging memerintahkan Bandung Bondowoso untuk menyerang Kerajaan Prambanan. Keesokan harinya Bandung Bondowoso bersama para pasukannya menyerang Kerajaan Prambanan. Setelah memperoleh kemenangan maka Raja Pengging memerintahkan Bondowoso untuk menempati Prambanan. Saat itu juga ia meminta Roro Jonggrang untuk menjadi istrinya. Akhirnya Roro Jonggrang memberikan tantangan berupa 1000 buah candi dan 2 buah sumuryang harus dikerjakan selama semalam. Bondowoso pun menyetujui permintaannya. Akhirnya Roro Jonggrang dengan bantuan para dayang menyusun strategi agar menggagalkan kinerja Bandung Bondowoso. Dia membuat suasana menjadi tampak seolah-oleh sudah pagi. Para dayang membakar jerami agar seolah-olah hari sudah pagi dan langit berwarna merah. Selain itu, ada yang membunyikan lesung dan menaburkan bunga yang wangi dan ayam pun mulai berkokok. Melihat kondisi tersebut bala tentara Bandung Bondowoso segera pergi meninggalkan tempat pembuatan candi. Roro Jonggrang pun hadir dan mengatakan bahwa Bandung Bondowoso tidak mampu menyelesaikan tantangan yang diminta olehnya. Bandung Bondowoso pun akhirnya mengutuk Roro Jonggranng menjadi patung untuk melengkapi candi agar berjumlah 1000. Legenda Timun Mas Gambar Cerita Rakyat Dongeng Timun Mas Cerita rakyat nusantara lainnya adalah legenda timun mas. Di suatu desa hidup seorang janda bernama Mbok Sarni. Ia hidup sendirian dan tidak memiliki anak. Suatu hari Mbok Sarni pergi ke hutan untuk mencari kayu bakar. Namun ia bertemu dengan raksasa. Ia akan memperbolehkan lewat setelah memberikan seorang anak untuk disantap. Lalu ia pun bercerita kalau tidak punya anak. Mendengar hal itu, raksasa memberikan biji timun untuk ditanam. Ia pun menerimanya dengan catatan bahwa setelah dua minggu mendapat anak maka di usianya yang ke 6 tahun anak tersebut harus diserahkan kembali kepada raksasa. Mbok Sarni pun menyetujuinya. Saat waktu yang ditentukan telah tiba, kini raksasa berminat untuk mengambil timun mas. Mbok Sarni pun selalu mencoba untuk mencari cara agar raksasa tidak mengambil timun mas. Suatu hari Mbok Sarni bermimpi agar timun mas menemui petapa di Gunung. Dengan segera keesokan harinya timun emas pun pergi menemui petapa tersebut. Petapa tersebut memberikan 4 macam barang, yaitu biji mentimun, jarum, garam dan terasi. Timun mas diminta untuk menebarkannya satu persatu saat raksasa mengejarnya. Pagi harinya raksasa datang mencari timun mas, kemudian timun mas keluar karena tidak tega melihat Mbok Sarni yang memohon kepada raksasa agar dirinya saja yang diambil bukan timun mas. Akhirnya timun mas keluar dan berlari. Raksasa mengejarnya. Saat itu pula timun mas melakukan apa yang telah diberi tahu oleh petapa. Pertama ia melempar kantong yang berisi biji mentimun dan tumbuhlah mentimun dengan lebat sehingga raksasa kesulitan untuk mengejar timun masa. Raksasa pun masih bisa lolos, lalu ia taburkan jarum. Sesaat setelah itu muncullah pohon bambu. Raksasa pun masih tetap bisa mengejarnya meski dengan kaki yang terluka. Selanjutnya ia menabur garam sehingga hutan tersebut menjadi lautan. Namun raksasa tersebut masih bisa mengejarnya. Lalu timun mas melempar terasi, seketika itu juga terbentuklah lautan lumpur di tanah yang terkena terasi. Raksasa pun tak mampu mengejarnya lagi dan mati di tengah lumpur. Akhirnya timun mas dan mbok sarni hidup bahagia. Baca juga versi lain dari kisah Timun Mas Legenda Lutung Kasarung Story telling pendek dan mudah dihafal – Lutung Kasarung Alkisah pada zaman dahulu terdapat daerah pasundan dengan raja yang memerintah Prabu Tapak Agung. Ia memiliki dua anak perempuan bernama Purbararang dan Purbasari. Suatu hari ayah mereka meminta Purbasari untuk menggantikan ayahnya yang sudah semakin tua. Mendengar hal ini Purbararang tidak menyetujuinya dan bermaksud untuk membuang adeknya. Ia menemui tukang sihir untuk menggagalkan adeknya menjadi penerus ayahnya. Setelah ia menemui tukang sihir maka Purbasari menjadi bertotol-totol hitam. Dengan kondisi demikian Purbasari diusir dari istana. Purbasari diasingkan di tengah hutan, sang patih yang mengantarnya pun membuatkan tempat tinggal di tengah hutan untuk Purbasari. Di sana ia tidak sendirian karena banyak hewan-hewan yang menemaninya. Diantara banyaknya hewan di hutan tersebut, ada satu hewan seperti kera yang sangat perhatian dan baik kepadanya, dia lah Lutung Kasarung. Pada saat bulan purnama Lutung Kasarung pergi ke suatu tempat yang sepi untuk bersemedi. Setelah Lutung Kasarung bersemedi lama maka di sebelahnya muncul air yang membentuk telaga di mana air tersebut sangat harus dan jernih airnya. Keesokan harinya Lutung kasarung meminta Purbasari untuk mandi di telaga. Ia pun menuruti permintaannya. Setelah mandi maka kulit Purbasari kembali cantik seperti semula. Pada hari tersebut kakaknya Purbararang mengunjunginya di hutan. Kakaknya pergi bersama pengawal dan tunangannya. Ia mengajak adeknya untuk beradu panjang rambut. Pemenangnya adalah yang memiliki rambut paling panjang. Dalam beradu ini Purbasari yang memenangkan. Kakaknya masih ingin beradu dengannya tentang ketampanan tunangannya. Awalnya Purbasari bingung namun tiba-tiba ia menarik Lutung sahabatnya. Kemudian terjadi sebuah keajaiban, yaitu Lutung Kasarung sahabat Purbasari telah berubah menjadi seorang pemuda yang sangat tampan. Lagi-lagi Purbararang kalah, lalu Purbararang mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Kini Purbasari kembali ke istana memimpin kerajaan peninggalan ayahnya. Baca versi lain dari cerita anak Lutung Kasarung di sini Ilustrasi Teks Drama Singkat 6 Orang, sumber foto Jon Tyson by adalah salah satu karya seni peran yang memberikan pengalaman menakjudkan bagi pemain maupun penontonnya. Contoh teks drama singkat 6 orang bisa dijadikan alternatif untuk dipentaskan di pertunjukan teater. Saat bermain drama, maka dibutuhkan kemampuan akting yang baik dalam memerankan tokohnya. Tidak hanya itu, seorang pemain drama perlu menghafalkan dialog agar pementasan drama bisa berjalan baik dan benar. Jadi, bisa dikatakan bahwa memainkan drama bukan hal yang mudah. Dibutuhkan niat dan usaha yang sungguh-sungguh untuk menampilkan pertunjukan yang memukau bagi penonton. Bagi kamu yang sedang mencari contoh teks drama untuk 6 orang, simak penjelasannya di artikel DramaMengutip buku Think Smart Bahasa Indonesia oleh Kusmayadi 2007, teks drama adalah salah satu karya sastra yang bertujuan untuk menggambarkan kehidupan melalui akting dan dialog. Dengan menonton drama, penonton seoalh-olah melihat kejadian nyata dalam kehidupan masyarakat. Sebab, cerita di dalam drama diambil dari potret kehidupan sehari-hari yang penuh dengan suka dan beberapa unsur yang membangun drama, seperti tokoh, alur, dialog, dan latar. Dengan adanya beragam unsur tersebut, maka sebuah drama bisa disajikan secara komplit dan Teks Drama 6 OrangJudul Drama Titip AbsenPemeran Zahra, Nurul, Azizah, Ibu Fatma, Danang, FahriIlustrasi Teks Drama Singkat 6 Orang, sumber foto Kyle Head by mata kuliah teknologi informasi, Danang sering bolos dan tidak mengerjakan tugas. Namun, ia tidak pernah mendapatkan masalah karena selalu titip absen dan titip nama setiap diberikan tugas oleh Bu Fatma. Suatu hari, Danang berada satu kelompok dengan Zahra, Nurul, Azizah,dan “Si Danang nggak masuk lagi, ya?”Azizah “Iya, dia selalu absen kalau pas pelajarannya Bu Fatma.”Nurul “Kenapa bisa begitu?”Azizah “Masak kamu nggak tahu, sih?”Nurul “Nggak tahu. Emang kenapa?”Zahra “Coba deh tanya sama teman dekatnya.” Zahra menunjuk yang sadar dengan obrolan tersebut akhirnya ikut nimbrung. “Danang pernah kepergok ngempesin ban motor, eh nggak tahunya ternyata itu ban motor punya Ibu Fatma.”Azizah “Wah, gila. Parah banget kalau sampai kayak gitu.”Nurul “Aku nggak nyangka, ternyata Danang anaknya bandel banget.”Keesokan harinya, Bu Fatma membagikan daftar kelompok untuk presentasi. Ternyata, Danang satu kelompok dengan Azizah, Nurul, Zahra, dan “Yaahh
. Kita satu kelompok dengan Danang.”Zahra “Dia itu nggak mau tahu kalau ada tugas begini.”Fahri “Gini aja deh, nanti aku coba ke kosannya. Siapa tahu dia mau berubah.”Nurul “Oke, semoga dia mau ambil bagian buat ngerjain tugas.”Malam harinya, Fahri datang ke kosnya Danang. Kedatangannya yang tanpa pemberitahuan membuat Danang sedikit “Gimana, Nang? Kok nggak pernah masuk pas mata kuliahnya Bu Fatma?”Danang “Aku malu banget, Ri. Takut disindir-sindir di depan kelas.”Fahri “Bu Fatma sudah maafin kamu, kok. Oh iya, ada tugas kelompok, nih. Kamu ngerjain, ya!”Danang “Aku masih takut buat masuk kelas, Ri.”Fahri “Kamu takut apa, sih? Kamu nggak masuk terus, apa nggak kasihan sama orang tua kamu? Mulai sekarang, pikirin gimana perasaan orang tua kamu kalau tahu bolos begini.”Danang “Oke, deh. Minggu depan aku masuk. Nanti kamu kirimkan file tugasnya lewat Whatsapp ya.”Fahri “Nah, gitu dong. Makasih, Nang.”Akhirnya, Danang mau mengerjakan tugas bersama dengan teman-temannya. Bu Fatma juga sudah memaafkan kesalahan Danang. Akhirnya, tidak ada lagi mahasiswa yang titip absen di naskah drama 6 orang yang disebutkan di atas bisa dijadikan inspirasi bagi kamu yang sedang ingin bermain drama. Jangan hanya terpaku pada penghafalan dialog, tetapi juga ekspresi dan gerak-gerik juga perlu diperhatikan. DLA Batu menangis Alkisah hiduplah seorang janda tua bersama anak gadisnya yang bernama Laras, dewi, dan Ana di sebuah desa terpencil Kalimantan barat. Mereka tinggal di sebuah gubuk di ujung desa, sejak ayah laras meninggal, mereka hidup sebatang kara. Maka dari itu ibupun rela bekerja di sawah untuk menghidupi mereka sedangkan laras adalah gadis yang manja. Ibu “Laras, bangunlah nak, lihatlah ayam sudah berkokok, apakah kamu tidak malu dengan ayam?” Laras “ ibu, aku kan sudah besar, biarlah aku hidup seenaknya”. Dewi “kakak, janganlah membantah perintah ibu!!”. Laras “kamu ini masih kecil aja udah blagu!, awas kakak mau mandi dulu!” Dewi “kakak mau mandi aja laporan” Setelah beerapa menit kemudian Laras “dududu wahhh.. ternyata aku adalah ora tercantik di kampong ini.” sambil menatap kacanya Dewi”ih..kakak pedenya over dehh”. Laras “banyak omong kamu dek, emang iya kakak paling cantik di kampung ini!” Dewi “oh seperti itu..lalu??” Laras “ah, blagu kamu dek!, eh ana menurut kamu kakak cantik tidak?” sambil mendekati ana yang sedang menyapu Ana “ iya kak, kakak emang cantik, tetapi lebih cantik jika mau membantu ibu, pasti lebih cantik”. duduk dan berhenti menyapu Laras “apa maksudmu? melotot katakana sekali lagi!!!menjambak Ana” aduhhh
kaak..sakit, maafin anan kak” Dewi” makanya nggak usah urusan sama kakak” Laras” hahaha..ayo wi, kita pergi saja” Kemudian laras meninggalkan ana adiknya, dan kembali mengagumi kecantikanya. Padahal dia anak tertua, tetapi tidak mau membantu ibunya. Ibu “nak, ayo bantu ibu bekerja di sawah” ajak ibu Laras”ke sawah?? Aku tidak mau nanti kuku dan kulitku yang cantik ini terkena lumpur. Pergi saja saa bareng dewi dan ana, aku tidak mau!!”. Ibu” laras memangnya kenapa kalau kuku dan kulitmu kotor?, dewi dan ana saja yang membantu ibu pergi ke sawah terkena lumpur saja alhamdulilah sampai sekarang ia baik-baik saja.” Dewi” udah kak, nurut saja nanti juga di sawahketemu arman pujaan gati kakak haha” Laras”ah 
biarin biar ana saja yang ikut ke sawah atau kamu, aku tidak mau pergi ke sawah ibu!kalau mau ke sawah yaudah pergi saja sendiri”. Ibu “duduk dan mengusap dada lemas” Haripun sudah menjelang siag, laras pun teringat dengan alat kecantikanya yang habis, tak lama kemudian ibu dan ana adiknya dating da laras pun menghmpiri ibu dan ana yang baru sampai di depan pintu yang kelihatan lelah. Laras”bu alat-alat kecantikan ku sudah habis, ibu haris segera membelikan yang baru Ana dan dewi” kak, ibu saja baru pulang, seharusnya kakak menghargai ibu sedikit .” Ibu” laras, ibu masih lelah, besik saja pasti ibu belikan” Laras”tidakk mau!!! Aku ingin sekarang” Ana “kakak! Ibu kan capek” Ubu” sudah sudah, taka apa-apa dewi, ana biar ibu beli, tapi laras, tapi ibu tidak tahu alat kecantikan apa yang dimaksud kamu harus ikut ya” Laras”ya
aku mau ikut kepasar, tapi dengan satu syarat kalian harus berjalan dibelakangku.” Dewi” maksud kakak??” Laras”iya, kalian harus berjalan dibelakangku, malu la aku berjalan dengan kalian !” Dewi “lo kenapa harus malu? Bukankah kita ini saudara kandung?” Laras”kalian ngaca dong!!, lihat saja wajah kalian yang tak terurus dan pakaian kalian yang sangat kotor, apalagi ibu yang sudah keriput, jelek, kotor, aku malu ibu.” Walaupun sedih tapi sang ibu pun menuruti permintaan anaknya, setelah itu berangkatlah ke pasar, laras yang berjalan didepan dan ibu dan kedua adiknya dibelakang membawa keranjang. Laras bertemu dengan temanya yang tinggal satu kampong denganya Arman” hai laras
hendak kemana kamu?” Laras” ke pasar, kepo lo” Arman “ lalu siapa yang di belakangmu?ibumukah?” Laras”tentu saja buka,!mereka pembantu-pembantuku” Arman” laras sudah cantik, baik, enak lagi hidupnya, belanja aaja ada yan bawain” Laras”haha, gitu deh” Arman “yaudah sana belanja dulu!” Laras”oke, ayo duluan” Ana”sabar ya bu senebari memeluk ibukakak!! Kenapa kakak berbicara seperti itu pada kami, kami bukan pembantu kak!! Laras”udah diam, nggak usah mempermalukan aku disini” Laksana disambar petir ibu mendengar ucaoan putrinya, tapi dia hanya terdiam sambil menahan rasa sedih, setelah itu mereka melanjutkan perjalananya. Pedagang buah “ayo neng
buahnya, buahnya!!” Laras”oh terimakasih” Pedagang buah “ silakan neng, dipilih buahnya, dijamin manis kaya yang beli” Laras”ah bisa aja haha” Pedagang buah” pasti neng haha” Laras”ini uangnya bang” Pedaagang”terimakasih neng semoga neng tambah cantiiikkk” Laras”ayo pembantu-pembantuku, sekarang giliran ke tempat kosmetik” Ibudiam sejenak Dewi”ibu-ibu kenapa?” Sang ibu tetap saja tidak mau menjawab pertanyaan anaknya, ternyata ia sedang berdoa pada tuhan, agar menghukum anaknya yang durhaka itu, berikan ia hukuman yang setimpal padanya, laras melihat mulut ibunya yang komat kamit sambil menadahkan kedua tangaya. Laras”hei!!!! Ibu sedang apa? “sambil membentak dan menoleh pada ibu Doa sang ibu” ya tuhan, ampunilah hambamu yang lemah ini, hamba sudah tidak sanggup lagi menghadapi sikap anak hamba yang durhaka ini, berilah hukuman yang setimpal padanya. Beberapa saat kemudian, tiba-tiba langit menjadi mendung, petir menyambar-nyambar, dan suara Guntur bergemuruh memakan telinga, hujan deraspun tuurun pelan-pelan, kaki laras berubah menjadi batu, laraspun panik. Laras”ibu
ibu
apa yang terjadi dengan kakikubu??!!, aduh, kerass sekali bu..maafkan laras bu. Laras janji tidak akan mengulangi perbbuatan laras lagiii ,..” Seketika tubuh laras berubar menjadi batu, dan kedua matanya terus mengeluarkan air, sehingga di sebut BATU MENANGIS.

cerita rakyat 6 orang